allah ambil sesuatu dari kita

Pertama Tuhan mengambil sesuatu dari kita, sebagai contoh seaktu Raja Salomo berdosa dan meninggalkan Tuhan maka Tuhan mengambil kerajaan dari tangannya. harta kita, uang kita dan sebagainya dan itu yang nanti Tuhan akan ambil dari kita, tujuannya satu yaitu supaya kita kembali kepada-Nya, bergantung kembali kepada-Nya, hidup lagi di dalam
Padatahun 1431 H ini banyak sekali masyarkat yang kehilangan masa depan. Bukan kehilangan tempat kerja mencari makan, bukan pula kehilangan jabatan di pemerintahan, melainkan kehilangan arah hidup dan tujuan, karena mereka sibuk mengejar kenikmatan yang akan pergi, dan mereka rela menjauh dari kenikmatan yang sebentar lagi akan tiba.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Sejatinya semua yang kita miliki hanyalah titipan. Titipan dariNya. Dan cepat atau lambat semua dari kita akan merasakan kehilangan. Entah itu kehilangan barang, harta, ataupun keluarga, bahkan seseorang yang dicintainnya. Karena sejatinya semuanya hanyalah titipan, tidak ada yang kekal, bahkan diri kita sendiri pun hanyalah titipan dariNya, Allah SWT. Lantas jika kita kehilangan apa yang kita lakukan ? stress? Gila ? sedihkah ? marahkah ? kecewakah ? menyesali kesalahan diri sendirikah ? atau bahakan menyalakan Tuhan dan bilang kalau Tuhan itu tak adail ?. itu terserah kita. Yah saat kita kehilangan respon apapun itu terserah kita, dan kita bebas memilih respon mana yang kita mau. Tapi satu hal yang perlu kita tahu dan kita ingat, respon apapun yang kita berikan itu tidak akan merubah keadaan dan tidak akan mengembalikan barang atau sesuatu yang telah hilang tersebut. Tak ada yang sia-sia yang Allah ciptakan untuk kita, begitu pun sebaliknya. Pasti ada manfaat dan ada hikmah dibalik kehilangan yang kita rasakan tersebut. Dari kehilangan kita dapat mengambil banyak pelajaran-pelajaran berharga seperti lebih mendekatkan diri kepada Allah, menyadari bahwa semua hanyalah titipan, dan masih banyak pelajaran yang dapat kita ambil linnya. Adapun beberapa hikmah dari kehilangan agar kita lebih bijak dalam menyikapi sesuatu tersebut, antara lain Semua milik Allah, dan kita hanya dititip. Hikmah yang pertama ini adalah semakin menyadarkan diri kita bahawa semua yang kita miliki dan semua yang ada hanyalah titipan dari Allah SWT. Dan jika sang pemilik mau mengambil sesuatu itu kapanpun dan dimanapun kita harus siap dan kita harus bisa mengikhlaskannya. Semoga dengan ini kita bisa lebih memiliki kesadaran tentang semua hanyalah titipan dan terhindar dari sifat terlalu cinta dengan kita lebih bersyukur Mengapa begitu ? bersyukur saat kehilangan ?. yah dari situ kita dapat lebih berfikir dan bersyukur bahwasannya nikmat yang masih bisa kita rasakan lebih banyak dari pada yang telah Allah ambil dari kita. Kadang kita lupa bersyukur dan mensyukuri atas nikmat yang telah diberikan Allah kepada kita. Dan melalui kehilangan tersebut kita jadi ingat dan kita lebih bisa kita lebih dekat dengan Allah. Karena kehilangan sejatinya Allah telang mengingatkan kita bahawa semua hanayalah titipan. Dan melalui kehilangan tersebut otomatis kita akan lebih mengingat Allah dan akan lebih bisa mesyukuri banyak berbagi dan memberi. Boleh jadi ketika kita kehilangan Allah telah mengambil paksa sesuatu itu dari kita karena kurangnya kita bershodaqoh. Karena sejatinya dalam harta kita itu ada sebagaian hak milik orang lain, entah itu fakir, miskin, anak yatim, ataupun orang-orang yang membutuhkan. Banyak berbagi adalah cara terbaik untuk bersyukur dan menenangkan. Bahkan dengan berbagi pula akan menjaga kita dari sesuatu yang buruk yang akan menimpa kita. Lihat Humaniora Selengkapnya
.

allah ambil sesuatu dari kita